Mengobati Rasa Kaku pada Pundak dengan Pijat Refleksi
Aduh, kali ini istri saya yang mengeluh sakit pada saya. Katanya Pundaknya terasa kaku. Mungkin itu disebabkan karena Ia terlalu lama mengepak barang dagangan. Saya sangat khawatir. Namun saya tetap bisa tenang karena setidaknya saya mengerti tentang cara Mengobati Rasa Kaku pada Pundak dengan Pijat Refleksi.
Pundak terasa kaku sering dijumpai pada usia 40 – 50 tahun. Gejalanya adalah mula-mula terasa sakit, kemudian lengannya kaku dan sulit digerakkan (mirip seperti kram). Tidak banyak bicara lagi, saya langsung memberikan terapi pijat refleksi kepada istri saya.
Pundak terasa kaku sering dijumpai pada usia 40 – 50 tahun. Gejalanya adalah mula-mula terasa sakit, kemudian lengannya kaku dan sulit digerakkan (mirip seperti kram). Tidak banyak bicara lagi, saya langsung memberikan terapi pijat refleksi kepada istri saya.
Titik Refleksi untuk Mengobati Rasa Kaku pada Pundak
Titik-titik refleksi yang perlu diketahui untuk mengobati rasa kaku pada pundak diantaranya adalah sebagai berikut.- Cien Liao: letaknya di antara lengan dan pundak (bila lengan diangkat terdapat cekungan). Titik ini untuk mengobati lengan yang tidak bisa digerakkan.
- Tien Cung: letaknya di tengah tulang skapula.
- Sen Su: letaknya di sisi tulang pinggang, tepatnya di daerah belakang ginjal.
- Cung Fu: letaknya di tengah bawah tulang selangka.
- Pi Nao: letaknya di sisi luar lengan, sekitar 7 jari dari lipatan siku. Titik ini sangat baik untuk menyembuhkan lengan yang terasa sakit.
![]() |
| titik refleksi mengobati rasa kaku pada pundak |
Cara Mengobati Rasa Kaku pada Pundak dengan Pijat Refleksi
Berikut ini adalah cara-cara mengobati rasa kaku pada pundak dengan pijat refleksi.
- Kompreslah pundak dengan air panas. Kemudian pijatlah titik-titik yang bersangkutan. Selain dengan teknik pemijatan, akan lebih baik juga jika dilakukan dengan teknik pembakaran. Hal ini bisa menghilangkan rasa sakit.
Bila lengan tidak bisa digerakkan ke belakang, pijatlah Sen Su, Tien Cung dan Cien Liao.
Bila lengan tidak bisa digerakkan ke depan dan ke samping, pijatlah Cien Liao dan Pi Nao.
Bila lengan tidak bisa diangkat ke arah berlawanan, pijatlah Cung Fu. - Pundak kaku dan dingin. Kompres dengan air panas, kemudian gerakkan lengan ke semua jurusan. Bila anda memakai teknik pembakaran, lakukan teknik pembakaran pada Cien Liao dengan daun Ai sebesar ibu jari. Bila terlalu panas, singkirkan daun Ai. Ulangi sebanyak 4 – 5 kali.
- Pengobatan dengan dua macam senam.
(a) Letakkan lengan atas di sisi dada, dengan kedua tangannya dilipat pada atas perut. Kemudian gerakkan kedua tangan seperti membuka dan menutup pintu. Lakukan selama 5 menit.
(b) Letakkan satu tangan di atas sandaran kursi, sedangkan tangan yang satunya (yang terasa sakit) memegang setrika. Kemudian gerakkan ke depan dan ke belakang 10 – 15 kali. Atau angkatlah setrika ke atas dan kemudian menggerakkannya ke kiri dan ke kanan.
Syukurlah, setelah saya pijat istri saya, Ia merasa baikan dan berangsur sembuh. Tangannya sudah bisa digerakkan lagi seperti sedia kala. Saya sangat lega. Kemudian esoknya saya ajak istri saya jalan-jalan agar Ia beristirahat dari kegiatannya mengepak barang dagangan untuk sementara.
Saya sangat sayang kepada istri dan anak saya. Maka dari itu saya rela banting tulang. Begitu juga dengan istri saya, saya yakin Ia sangat mencintai saya dan anak-anak. Buktinya Ia dengan ikhlas membantu perekonomian saya dengan berdagang kecil-kecilan di depan rumah.
Sayangi keluarga Anda. Yuk belajar terapi pijat refleksi agar bisa mengobati orang-orang di sekeliling Anda. Sangat mudah, murah, dan memberikan kesembuhan yang alami tanpa efek samping.
Baca juga cerita pengalaman Istri saya sebelumnya tentang Mengobati Sakit Pundak dan Punggung dengan Pijat Refleksi
Sekian cerita pengalaman kami tentang cara Mengobati Rasa Kaku pada Pundak dengan Pijat Refleksi. Semoga bermanfaat.


0 Response to "Mengobati Rasa Kaku pada Pundak dengan Pijat Refleksi"
Post a Comment
Silahkan berkomentar sesuai dengan topik yang sedang dibahas. Gunakan bahasa Indonesia yang baku dan sopan serta hindari kesalahan penulisan, agar komentar mudah dipahami. Dimohon untuk tidak menyertakan link aktif ketika berkomentar.